Sunday, 29 June 2014

Wahabi Membida'ahkan Doa Taubat

Ada wahabi dari Malaysia yang menghina doa atau syi'ir yang sudah masyhur yaitu : ILAAHI LASTU LIL FIRDAUSI AHLAA...WA LAA AQWAA 'ALAAN NAARIL JAHIIMI..

Dalam video ini : http://www.youtube.com/watch?v=2y8TmMzDGJA, wahabi ini mengatakan doa atau dzikir itu adalah dzikir Karut, takhayyul dan khurafat....

Saya jawab :

Ahmad bin Al-Fath mengatakan :

رأيت أبا نصر بشر بن الحارث في منامي وهو قاعد في بستان وبين يديه مائدة وهو يأكل منها فقلت له يا أبا نصر ما فعل الله بك قال رحمني وغفر لي وأباحني الجنة بأسرها وقال لي كل من جميع ثماره وا شرب من أنهارها وتمتع بجميع ما فيها كما كنت تحرم نفسك الشهوات في دار الدنيا فقلت له زادك يا أبا نصر فأين أخوك أحمد بن حنبل فقال هو قائم على باب الجنة يشفع لأهل السنة ممن يقول القرآن كلام الله غير مخلوق فقلت له ما فعل الله بمعروف الكرخي فحول رأسه ثم قال لي هيهات هيهات حالت بيننا وبينه الحجب إن معروفا لم يعبد الله شوقا إلى جنته ولا خوفا من ناره وإنما عبده شوقا إليه فرفعه الله إلى الرقيع الأعلى ورفع الحجب بينه وبينه ذلك الترياق المقدسي المجرب فمن كانت له إلى الله حاجة فليأت قبره وليدع فإنه يستجاب له إن شاء الله

" Aku bermimpi melihat Abu Nashr Bisyr bin al-Harits dalam tidurku, ia sedang duduk di suatu kebun dan di hadapannya terbentang hidangan makanan yang ia makan darinya. Lalu aku bertanya kepada Abu Nashr, " Apa yang Allah perbuat atasmu ? beliau menjawab, " Allah merahmati dan mengampuniku, menyediakan surga dan seisinya untukku, dan berfirman padaku, " Makanlah semua buah-buahannya, dan minumlah dari air sungainya dan bersenang-senanglah dengan apa yang ada di dalamnya sebagaimana engkau telah haramkan dirimu dari syahwat di dunia ". Maka aku katakan padanya, " Semoga Allah menambah kenikmatan atasmu Abu Nashr, di mana saudaramu Ahmad bin Hanbal ?". Ia menjawab, " Dia sedang berdiri di pintu surga yang akan memberikan syafa'at kepada Ahlus sunnah yang mengatakan al-Quran kalamullah bukan makhluk ". Lalu aku bertanta lagi, " Apa yang Allah lakukan kepada Ma'ruf al-Khurkhi ? ". Maka ia menundukkan kepalanya kemudian mengatakan, " Sangat jauh jarak antara kami dengannya (kedudukannya begitu tinggi dibanding kami), SESUNGGUHNYA MA'RUF TIDAKLAH BERIBDAH KEPADA ALLAH KARENA RINDU KEPADA SURGA, TAKUT KEPADA NERAKA. AKAN TETAPI A BERIBDAH KEPADA ALLAH KARENA RINDU KEPADA ALLAH, Maka Allah mengangkatnya ke tingkat yang paling tinggi dan mengangkat hijab-hijab di antara ia dan Dia. Tanah makamnya adalah baik dan mujarrab, barangsiapa yang memiliki hajat kepada Allah, maka datangilah makamnya dan berdoalah, karena akan mustajab insya Allah ".

Sanad riwayat ini sahih disebutkan dalam kitab Tarikh Dimasyqa : 10/223-224.

Apakah wahabi itu akan memvonis Ma'ruf al-Khurkhi seorang yang berkhayal dan khurafat dalam doa dan harapannya itu ?? 
— with Ibnu Nafis and 6 others.

http://www.youtube.com/watch?v=2y8TmMzDGJA

No comments:

Post a Comment